Tidak Cukup Hanya Tiga Kali Gagal

Tidak Cukup Hanya Tiga Kali Gagal

Tidak Cukup Hanya Tiga Kali Gagal

Tidak cukup hanya tiga kali gagal. Jerman dan Italia harus melalui drama adu penalti untuk menentukan siapa yang keluar menjadi menang. Babak adu penalti itu sendiri mempertontonkan kegagalan beberapa pemain dari kedua tim.

Pada pertandingan yang berlangsung di Nouveau Stade de Bordeaux, Bordeaux, Minggu (3/7/2016) dini hari WIB, Italia dan Jerman bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Jerman unggul lebih dulu lewat gol Mesut Oezil di menit ke-64, lalu Italia menyamakan kedudukan lewat penalti Leonardo Bonucci di menit ke-77.

Di babak adu penalti, Jerman menang dengan kedudukan 6-5. Empat penendang Italia, yakni Simone Zaza, Graziano Pelle, Bonucci, dan Matteo Darmian, gagal. Sementara tiga penendang Jerman yang berhasil dirangkum oleh Bandarnya yaitu: Thomas Mueller, Oezil, dan Bastian Schweinsteiger, juga gagal.

“Kami punya alasan untuk menangis. Kami telah mengerahkan segalanya dan hampir berhasil,” ucap kiper Italia, Gianluigi Buffon untuk bandarnya.

“Senang rasanya melihat tiga penendang jerman gagal dalam eksekusi pinalti, tapi itu pun tidak cukup buat kami.”

Italia, yang tampil mengejutkan kendati pun membawa skuat yang dinilai kurang “wah”, mendapatkan pujian ketika berhasil mengalahkan Belgia di fase grup dan menyingkirkan juara bertahan Spanyol di perdelapanfinal. Tetapi, bagi Buffon, kekalahan tetaplah kekalahan, Italia harus menerimanya.

“Malam ini, kami sudah mencoba sebisa mungkin, tapi itu tidak cukup. Tetapi kami tetap harus menerimanya,” ucap Buffon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *