Musim Yang Penuh Hal Baru Untuk Pep

Musim Yang Penuh Hal Baru Untuk Pep

Musim Yang Penuh Hal Baru Untuk Pep

Musim yang penuh hal baru untuk Pep. Musim pertama Pep Guardiola di Premier League dan bersama Manchester City akan berakhir dengan tanpa gelar satupun. Gagal mendapatkan gelar satu pun tidak membuat Guardiola berkecil hati.

Dari kabar yang diterima #judionlineindonesia. Setelah menuai sukses bersama Barcelona dan Bayern Munich, dengan total 21 gelar juara, Guardiola kemudian menangani City di awal musim ini. Dengan rekam jejaknya sebagai salah satu manajer top, Guardiola diharapkan bisa membawa City meraih trofi.

Tapi harapan itu tak terwujud. Kekalahan dari Arsenal di semifinal Piala FA akhir pekan kemarin menutup peluang terakhir The Citizens untuk memenangi gelar juara musim ini.

Guardiola pun melewati musim terburuknya sebagai pelatih. Ini adalah kali pertama Guardiola tak meraih satu gelar juara pun dalam satu musim di sepanjang kariernya sebagai pelatih.

Kendati demikian, Guardiola tak merasa lebih buruk daripada musim-musim sebelumnya. Sebaliknya, pria asal Spanyol itu merasa kemampuannya kian terasah.

“Saya bukan manajer yang lebih buruk karena saya tidak dapat gelar. Tapi saya merasa saya jadi manajer yang lebih baik daripada sebelumnya karena saya banyak belajar dan lebih berpengalaman. Saya sudah belajar bagaimana mengatasi situasi lebih baik daripada sebelumnya,” ujar Guardiola untuk #judionlineindonesia.

“Biasanya ketika sesuatu terjadi untuk pertama kalinya, Anda tahu kenapa demikian, jadi ketika ini terjadi setelah sembilan tahun itu luar biasa. Itulah yang saya pelajari, saya mencoba tapi saya tidak mampu.”

“Di Spanyol ada tim-tim fantastis yang tidak akan memenangi apapun musim ini tapi itu akan terjadi di seluruh Eropa,” lanjut Guardiola.

“Saya berharap punya karier yang panjang sebagai manajer dan ini akan terjadi lagi suatu hari. Saya bukan ada di klub yang sudah memenangi banyak gelar seperti Barcelona, Bayern, Madrid, Inter, Juventus, atau AC Milan.”

“Jadi itulah mengapa Anda harus menemukan sesuatu yang baru dan Anda harus bisa lebih baik dan lebih baik untuk memenangi gelar sebanyak itu seperti United, Chelsea, dan Liverpool — klub dengan sejarah lebih panjang daripada Manchester City.”

“Itulah mengapa saya memutuskan untuk datang ke sini, ini sudah jadi pelajaran untuk saya. Itulah mengapa saya memikirkan soal apa yang belum bagus dari kami dan mengambil keputusan yang tepat agar lebih baik musim depan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *