Mimpi Islandia Kini Jadi Kenyataan

Mimpi Islandia Kini Jadi Kenyataan

Mimpi Islandia Kini Jadi Kenyataan

Mimpi Islandia kini menjadi kenyataan. Sebagai sebuah negara kecil, Islandia punya mimpi besar untuk berbicara banyak di Piala Eropa 2016 ini. Dan mimpi mereka pun menjadi kenyataan.

Kelolosan Islandia ke putaran final saja sudah mengejutkan banyak pihak, ketika mereka mampu menyingkirkan Belanda di sesi kualifikasi yang merupakan salah satu negara tradisional dalam sepakbola.

Ketika Piala Eropa belum dimulai, Islandia pun mencatatkan diri sebagai negara terkecil yang mampu tampil di putaran final. Bagi Islandia yang hanya punya penduduk tak lebih dari 350 ribu jiwa, Piala Eropa kali ini adalah turnamen besar pertama mereka.

Wajar jika Islandia mengimpikan untuk setidaknya tidak pulang dengan menanggung malu dan bertahan lama di kompetisi tersebut.

Bergabung di Grup F bersama tim kuat Portugal serta dua kuda hitam, Hongaria serta Austria, Islandia membuat kejutan dengan lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up.

Tak terkalahkan dari tiga laganya, Islandia lolos usai mengalahkan Austria secara dramatis dengan skor 2-1 di laga ketiganya di Stade de France, Rabu (22/6/2016) malam WIB tadi. Sisa dua laga berakhir imbang, salah satunya dengan skor 1-1 kontra Portugal.

“Saya tidak bisa mendeskripsikannya. Fantastis rasanya melakukan ini bersama seluruh sahabat Anda,” ujar gelandang Islandia, Kari Arnason, seperti dikutip Soccerway.

“Itulah yang seluruh pemain di tim ini rasakan. Kami berada di grup yang sangat ketat dan apa yang kami lakukan itu fantastis,” sambungnya.

Usai lolos ke babak 16 besar, Islandia bakal menghadapi Inggris yang notabene gaya bermainnya sudah dikenal. Sebab beberapa pemain Islandia banyak yang merumput di kompetisi Inggris.

“Saya selalu mendukung Inggris di turnamen besar ketika kami tidak tampil.”

“Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan. Kami akan menghadapi laga ini dengan kekuatan penuh. Kami ingin menang. Kami yakin dengan kemampuan kami,” tuntas Arnason yang pernah bermain di Inggris Raya bersama Rotherham United (Inggris) dan Aberdeen (Skotlandia) itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *